Katakanlah (Muhammad), "Seandainya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, maka pasti habislah lautan itu sebelum selesai (penulisan) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan sebanyak itu (pula) " QS.Al-Khaf : 109
Pancasila
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
soal ujin tengah semester pancasila dapat di download di sini
Senin, 26 January 2015, 3:24 AM Coretan kali ini sedikit ingin berbagi bagaimana potret dibelakang pelaksanaan seminar nasional, bukan untuk membuka rahasia dapur ke khalayak umum, tapi untuk memberikan apresiasi yang sangat besar kepada rekan-rekan panitia yang telah bekerja dengan sangat luar biasa. Pada seminar kali ini, bertugas dalam bagian sie acara. Menjadi bagian dari sie acara pekerjaan yang benar-benar teknis di lapangan. Berfikir, bertindak, mencari solusi yang tepat dan cepat. Kerjasama yang luar biasa dari semua panitia hingga bisa terselenggaranya acara dengan baik. Akhirnya, saya mengerti dengan ungkapan ini “tugas kita ikhtiar dengan maksimal, apa-apa yang terlaksana, dan hasil mutlak Allah yang menentukan”. Ya Rabb, Engkau memberikan banyak pelajaran berharga disetiap detik hidup yang aku lalui. Beberapa peristiwa seminar nasional yang tidak sesuai dengan rencana awal. Mundurnya pelaksanaan seminar nasional, yang rencana awal terjadwal tanggal ...
Rabu, 30 September 2015 Lama tak menulis, sejak terakhir kali bulan juli lalu, banyak hal yang terjadi. Persiapan untuk ujian tesis pada tanggal 11 Agustus, haru biru perjuangan untuk lulus TOEFL, dan sepotong hati yang baru. Entah…rasanya tak banyak kata yang dapat mewakili semua peristiwa yang terjadi. Mungkin, hanya senyum yang dapat mewakili semuanya. Ya Rabb… semakin rindu diri ini pada Mu… Ungkapan apa yang dikeluarkan, tidak akan sama dengan apa yang dirasakan… Ah… ngomong-ngomong tentang perasaan tak ada habisnya. Teringat salah satu celetukan teman “perasaan itu sulit untuk dikendalikan”. Heii… itu benar sekali. Saya sendiri bingung juga ketika perasaan begitu bergejolak. Namun, jika kita berpikir lebih mendalam, perasaan? siapakah yang menciptakannya? siapa yang mengaugerahkannya? kenapa ketika tidak kembalikan pada yang mengaugerahkannya? memohon pertolongan. Karena seyogyanya kita tak mampu apa-apa tanpa pertolonganNya. Perasaan itu anugerah. Kembalikan pada pe...
Aku mah apa atuh tanpa kehendak Nya Alhamdulillah…. Wa syukurillah… Allah memberikan nikmat yang luar biasa. Nikmat diberi hati tenang, nikmat diberi kemudahan untuk menerima hikmah dari berbagai peristiwa yang terjadi. Ya Rabb… Ketika membaca sebuah postingan “Dear Allah… Sometimes, it’s hard for me to understand what You really want to happen But i trust You I know You will give me what’s best” ^_^ Hanya pada Mu memohon, hanya pada Mu berserah diri, dan hanya Engkaulah sebaik-baiknya penolong. Bisa melewati semua peristiwa dengan lapang dan tenang semua karena Mu. Hati ini menjadi tentram semua karena Mu. Bisa mengambil hikmah, bahwa semua peristiwa yang menimpaku merupakan skenario terbaik Nya, tak meleset meski sepersejuta inchi, semua karena Mu. Entah... hingga bingung mau apa yang ungkapkan, bingung. Hati yang terpaut pada Nya. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan, ^_^
Comments
Post a Comment